Meyakinkan Pembeli dengan Comparative Advertising

Meyakinkan Pembeli dengan Comparative Advertising

Daftar Isi

Meyakinkan Pembeli dengan Comparative Advertising – Iklan masih menjadi strategi marketing yang cukup efektif, terlebih sekarang ini dengan hadirnya iklan online. Dalam iklan online terdapat banyak teknik yang bisa digunakan dan terbukti efektif, salah satunya adalah teknik comparative advertising, untuk membahasnya lebih lanjut mari simak pembahasan berikut.

Meyakinkan Pembeli dengan Comparative Advertising

Comparative advertising atau iklan perbandingan adalah teknik pemasaran di mana produk atau merek dibandingkan dengan produk atau merek lain yang serupa dalam iklan. Teknik ini dilakukan untuk menunjukkan keunggulan produk atau merek yang diiklankan dalam hal harga, kualitas, fitur, dan manfaat lainnya dibandingkan dengan pesaingnya. Karenanya banyak pula jasa iklan online yang menyarankan untuk menggunakan strategi atau teknik ini. Alasan mengapa teknik comparative advertising masih cukup efektif adalah karena :

1. Membantu konsumen dalam pengambilan keputusan

Dengan melakukan perbandingan langsung antara produk atau merek, konsumen dapat lebih mudah menentukan produk atau merek mana yang lebih baik untuk mereka, terutama jika produk atau merek tersebut memiliki manfaat dan fitur yang serupa.

2. Meningkatkan kesadaran merek

Dengan membandingkan produk atau merek secara langsung, iklan perbandingan dapat membantu merek untuk menonjol dari pesaingnya dan meningkatkan kesadaran merek.

3. Meningkatkan kepercayaan konsumen

Jika perbandingan dilakukan secara jujur dan akurat, teknik comparative advertising dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek yang diiklankan karena merek tersebut menunjukkan keunggulan yang dimilikinya secara terbuka.

4. Mengurangi biaya pemasaran

Dibandingkan dengan iklan konvensional, comparative advertising dapat menghemat biaya pemasaran karena merek tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk memperkenalkan merek mereka kepada konsumen.

Namun, comparative advertising juga memiliki risiko, seperti menimbulkan reaksi negatif dari pesaing atau konsumen, serta dapat menimbulkan ketidakpastian hukum terkait dengan klaim yang dibuat dalam iklan. Oleh karena itu, comparative advertising harus dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan etika bisnis yang berlaku.

Tahapan dalam Melakukan Comparative Advertising

Teknik yang satu ini memang terbilang efektif untuk menggaet para pelanggan baru. Umumnya para pelanggan baru ini akan membandingkan suatu produk lebih dulu sebelum memutuskan untuk membelinya. Bila Anda akan menerapkan teknik ini dalam bisnis maka berikut adalah tahapan dalam melakukan comparative advertising :

1. Unaware

Pada tahap ini, konsumen tidak mengetahui produk atau merek dan kebutuhan yang mereka miliki. Oleh karena itu, iklan perlu fokus pada penjelasan masalah yang dihadapi oleh konsumen dan bagaimana merek tersebut dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

2. Problem aware

Pada tahap ini, konsumen mulai menyadari masalah atau kebutuhan mereka, tetapi belum mengetahui solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu, iklan perlu fokus pada solusi yang ditawarkan oleh merek dan bagaimana merek tersebut dapat membantu konsumen dalam mengatasi masalah atau kebutuhan tersebut.

3. Solution aware

Pada tahap ini, konsumen sudah mengetahui solusi yang tepat untuk mengatasi masalah mereka, tetapi belum memilih produk atau merek yang tepat. Oleh karena itu, iklan perlu fokus pada keunggulan dan manfaat produk atau merek dibandingkan dengan pesaingnya.

4. Product aware

Pada tahap ini, konsumen sudah mengetahui produk atau merek yang ditawarkan dan manfaat yang mereka tawarkan. Oleh karena itu, iklan perlu fokus pada keunggulan produk atau merek secara spesifik dan perbandingan langsung dengan produk atau merek pesaing.

5. Most aware

Pada tahap ini, konsumen sudah mengenal produk atau merek dengan baik dan sudah mengetahui perbandingan dengan pesaing. Oleh karena itu, iklan perlu fokus pada konfirmasi atau validasi atas keputusan pembelian konsumen dan memperkuat kesadaran merek.

Dalam melakukan comparative advertising, perusahaan perlu memperhatikan etika bisnis dan tidak melakukan perbandingan yang tidak akurat atau menyesatkan. Perusahaan juga perlu mempertimbangkan kebijakan hukum dan regulasi terkait comparative advertising yang berlaku di negara tempat merek tersebut dijual atau dipasarkan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
Telegram
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *