Strategi A/B Testing Untuk Website Toko Online

Strategi A/B Testing Untuk Website Toko Online

Daftar Isi

Penerapan strategi A/B testing bisa di lakukan dengan mengatur navigasi, karena mampu meningkatkan user experience. — Nagivasi website merupakan tampilan (button-button) pada website, yang membantu pengunjung agar bisa mengakses halaman yang lain. Navigasi berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam memahami alur dari website yang sedang di kunjungi. Namun, sayangnya tidak semua pemilik website mengerti cara mengatur navigasi khususnya bagi pengelola pemula.  Beberapa masalah yang akan muncul jika navigasi tidak di atur  yakni halaman website sangat lambat di muat,  menurunnya jumlah pengunjung, mesin pencari tidak mampu mengindeks situs website yang mengakibatkan website mengalami penurunan pemeringkatan (tidak tampil di halaman google). 

Risiko Navigasi Tidak Diperbaiki

Terlepas dari beberapa masalah di atas, jika tidak segera di atasi maka akan muncul  beberapa risiko bagi pemilik website. Risiko sudah pasti dapat mempengaruhi kinerja dari website itu sendiri. Berikut beberapa risiko yang harus di hadapi.

1. Meningkatnya Rate Bounce

Pengaturan navigasi yang salah atau tidak optimal mampu meningkatkan rate bounce pada sebuah website. Risiko ini bisa terjadi, karena navigasi website yang belum diatur secara optimal akan membuat pengunjung hanya datang satu kali lalu pergi tanpa mengunjungi halaman yang lain pada satu website yang sama.

2. Memicu Citra Buruk

Navigasi website yang jelek juga mampu memicu citra buruk pada halaman website toko online tersebut. Hal ini mengacu pada saat pengunjung harus membutuhkan beberapa waktu agar halaman website bisa terbuka seluruhnya. Karena inilah, pengunjung menjadi enggan untuk datang lagi mengunjungi halaman tersebut dan membuat citra dari website juga ikut menurun atau buruk.

3. Jumlah Penjualan Rendah

Risiko terakhir yang akan ditimbulkan yakni, rendahnya jumlah penjualan pada produk-produk yang ditawarkan. Poin ini selaras dengan nomor satu bahwa jeleknya pengaturan navigasi akan membuat halaman website menjadi lambat untuk di akses dan terbuka. Kondisi inilah yang membuat pengunjung mengurungkan niat untuk melakukan pembelian produk dan mengakibatkan konversi penjualan akan rendah.

Baca Juga : Rekomendasi Widget Website Untuk Toko Online Anda

Strategi A/B Testing

A/B testing merupakan sebuah cara eksperimen untuk membandingkan dua versi dari suatu elemen guna mengetahui versi mana yang lebih efektif dan tepat untuk diterapkan. Cara A/B testing sangat penting dengan sebuah website toko online. Keterkaitan antara A/B testing antara website ini sanggup membuat website bekerja secara optimal, khususnya saat pengguna mengakses halaman website. Strategi A/B testing pada website sangat ampuh untuk mengatasi permasalahan yang di alami oleh pengguna seperti halaman website lebih cepat terbuka. Tidak hanya itu, dengan anda menggunakan cara A/B testing maka secara perlahan bounce rate juga ikut menurun.

Konsep cara A/B testing ini bisa diterapkan dengan menguji beberapa elemen pada website seperti judul, copywriting, lay out website serta ilustrasi yang ada di dalam website. Anda bisa memilih salah satu elemen untuk menerapkan strategi a/b testing ini, misalnya di mulai dengan mengganti warna tombol atau judul iklan yang terbaru. Selanjutnya, pantau dan analisa tingkah laku dari pengguna apakah banyak pengguna yang mengklik tombol tersebut atau button iklan apa tidak. Jika jumlah pengunjung yang menekan tombol di website tersebut meningkat, maka perubahan warna tombol sangat berpengaruh terhadap kepuasan perilaku pelanggan. Jika perubahan warna tombol tidak mampu meningkatkan kunjungan para pengunjung, bisa diganti dengan mengubah ikon tombol dengan bentuk lain. Dengan membadingkan ke dua cara ini, anda bisa cara manakah yang paling tepat untuk meningkatkan traffic pada website.

Langkah Menggunakan Strategi A/B Testing

Mengingat bahwa strategi A/B testing salah satunya bisa meningkatkan traffic website, adapun beberapa langkah awal yang bisa di lakukan untuk menggunakan strategi ini pada website toko online anda. Berikut beberapa langkah-langkahnya!

1. Identifikasi Elemen Navigasi

Sebelum menggunakan strategi ini, ada baiknya anda melakukan identifikasi pada elemen navigasi apa saja yang ingin ditingkatkan. Anda bisa memulai mengidentifikasi elemen navigasi seperti navigasi lay out tampilan website, fitur pencarian atau struktur menu yang ada pada website. Pilihlah salah satu elemen tersebut yang ingin anda tingkatkan.

2. Mendesain Percobaan Yang Efektif

Selanjutnya, anda bisa coba mendesain ulang salah satu elemen yang telah dipilih. Mulailah melakukan desain ulang seperti merubah warna tulisan ataupun merubah bentuk tombol yang sebelumnya berbentuk lingkaran menjadi bentuk ikon yang lain.

3. Melakukan A/B Testing Pada Website

Setelah hasil desain terbaru selesai di kerjakan, anda bisa langsung menerapkan desain tersebut pada halaman website anda. Jangan lupa untuk  memperhatikan elemen-elemen yang lain juga pada navigasi website, apabila di rasa elemen terdahulu kurang berpengaruh terhadap traffic website ada baiknya anda mengganti beberapa elemen yang lain tidak hanya satu elemen saja.

4. Analisis Hasil

Setelah desain elemen diperbaharui pada halaman website, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menganalisa hasil. Anda wajib menganalisis tingkah laku pengguna dengan membandingkan jumlah pengunjung dengan tampilan navigasi yang lama dan navigasi terbaru. Pasti perubahan terbaru pada  elemen navigasi bisa jelas terlihat. Analisalah hasil dari hasil ini, dengan begitu anda akan mulai memahami kebutuhan dan perilaku pengunjung saat mengunjungi halaman website toko online anda.

5. Ambil Keputusan

Jika di rasa desain terbaru pada elemen navigasi mampu meningkatkan traffic website serta penjualan produk, maka anda bisa mengambil keputusan bahwa memang benar adanya bahwa pembaharuan elemen serta fitur navigasi mampu membuat pengunjung betah berlama-lama berada di halaman website anda. Untuk hasil yang maksimal, lakukanlah analisa setiap sebulan hingga setahun sekali untuk bisa memahami hasilnya.

Kesimpulan

Strategi A/B testing dinilai ampuh dalam meningkatkan traffic website, tidak hanya fokus pada perbaikan tombol atau menu navigasi tetapi pembaharuan ulang mengenai copywriting juga tidak kalah pentingnya guna membuat pengunjung merasa betah berada di halaman website anda. Jadi, jika anda merasa website anda kurang memuaskan pengunjung segeralah melakukan strategi ini agar sebagai pemilik website bisa memahami perilaku dan kebutuhan pengunjung juga.

strategi a/b testing

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
Telegram
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *